CEPAT VIRAL | Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menegaskan percepatan layanan pertanahan tanpa penundaan berkas. Hal itu ia sampaikan saat meninjau layanan akhir pekan di Kantor Pertanahan Kota Semarang, Sabtu (18/4/2025).
Ia meminta jajarannya bergerak cepat agar tidak terjadi penumpukan berkas di tengah meningkatnya permohonan masyarakat.
“Volume layanan makin tinggi, ekspektasi masyarakat juga naik. Kita harus kerja cepat dengan akurasi tinggi,” kata Ossy.
Ia menyebut permohonan layanan di Jawa Tengah saat ini tergolong tinggi. Karena itu, potensi penumpukan berkas harus dikendalikan sejak awal.
Ossy menegaskan percepatan layanan akan berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN.
“Siapkan mitigasi. Jangan sampai kewalahan. Jangan tunda, selesaikan sekarang supaya akhir tahun tidak ada lagi rapat soal tunggakan,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong inovasi di kantor pertanahan. Menurutnya, Kantah sebagai ujung tombak harus menghadirkan terobosan untuk mempermudah layanan dan mempercepat proses bisnis.
Ia juga meminta masukan dari daerah agar kebijakan yang diambil selaras dengan kondisi di lapangan.
Tak hanya soal kecepatan, Ossy menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan layanan pertanahan berjalan optimal, akuntabel, dan minim hambatan.
(CV)
