Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ancam Sanksi ASN Bandel yang Tak Naik Transportasi Umum Tiap Rabu

oleh -387 Dilihat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ancam Sanksi ASN Bandel yang Tak Naik Transportasi Umum Tiap Rabu
Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist)
banner 468x60

CEPAT VIRAL | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu. Ia menegaskan akan menjatuhkan sanksi bagi pegawai yang masih kedapatan membawa kendaraan pribadi.

Penegasan itu disampaikan Pramono saat merespons masih adanya ASN yang parkir kendaraan pribadi di kawasan IRTI Monas, Rabu (4/3/2026).

banner 336x280

Sejumlah mobil dan motor terpantau terparkir di area tersebut, meski kebijakan “Rabu Naik Transportasi Umum” sudah diberlakukan.

“Saya adalah orang yang secara konsisten, walaupun hari ini pakai ujung serong, tetap berangkat menggunakan transportasi umum,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Pramono menekankan, bila ditemukan data dan fakta adanya pelanggaran, dirinya akan langsung memerintahkan jajaran Pemprov untuk menindak tegas.

“Kalau memang ada data dan ada faktanya, saya akan meminta kepada jajaran Balai Kota, pemerintah, Pak Sekda, Bu Premi, untuk memberikan tindakan bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap tidak menggunakan fasilitas transportasi umum,” tegasnya.

Pramono menyebut kebijakan ini bukan hanya soal mengurangi kemacetan, tetapi juga membangun budaya baru di lingkungan birokrasi. ASN, menurutnya, harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung sistem transportasi publik Jakarta.

“Karena ini merupakan contoh bagaimana kita memperbaiki sistem transportasi di Jakarta,” ujarnya.

Pendekatan ini juga diharapkan memberi dampak psikologis positif: ketika ASN terbiasa menggunakan transportasi umum, kepercayaan publik terhadap layanan seperti TransJakarta, MRT, hingga LRT Jakarta ikut meningkat.

Sorotan terhadap parkiran di kawasan IRTI Monas turut menjadi perhatian. Pramono memastikan area tersebut akan segera direnovasi dan ditata ulang.

“Sebenarnya yang di IRTI itu akan segera direnovasi, karena kita bekerja sama dengan pemerintah pusat dan akan kami tata kembali,” ungkapnya.

Penataan ulang kawasan itu diharapkan selaras dengan semangat pembenahan ruang publik dan pengurangan dominasi kendaraan pribadi di pusat kota.

(CV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.