Namun, berdasarkan fakta yang ada, klaim tersebut tidak memiliki bukti yang kuat. Sejumlah pihak menilai bahwa informasi mengenai hal-hal negatif keberadaan ruang karaoke itu tidak akurat dan tidak mempertimbangkan sejarah bangunan rumah dinas yang telah digunakan oleh beberapa bupati sebelumnya.
Sejarah Ruangan di Rumah Dinas Bupati Tapteng
Keberadaan salah satu ruangan di rumah dinas Bupati Tapteng tersebut diketahui sudah digunakan sejak masa kepemimpinan Tuani Lumbantobing.
Selama lebih dari satu dekade kepemimpinannya, rumah dinas tersebut tidak mengalami perubahan signifikan dalam desain dan tata ruang.
Salah satu ruangan di dalam rumah dinas tersebut memang sejak awal difungsikan sebagai tempat bermain drum bagi putra Tuani Lumbantobing.
Ruangan inilah yang belakangan disebut-sebut sebagai ruang karaoke dan memberikan stigma negatif oleh sejumlah orang saat Masinton melakukan sidak ke rumah dinas itu.
Namun, hingga saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ruangan tersebut difungsikan sebagai tempat hiburan yang bersifat negatif sebagaimana yang dibicarakan dalam kegiatan sidak Masinton.
Isu ini dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sebenarnya ruangan itu sudah ada sejak lama dan memiliki fungsi berbeda dari apa yang dispekulasikan.
(CV)