CEPAT VIRAL | Dugaan penyelewengan dana desa oleh sejumlah kepala desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) semakin menjadi sorotan publik. Meski Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, telah menonaktifkan empat kepala desa yang bermasalah, masyarakat masih menunggu tindakan lebih lanjut terhadap kepala desa lain yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan anggaran.
Polemik ini semakin menguat seiring dengan beredarnya isu bahwa banyak kepala desa diduga memberikan kontribusi finansial dalam Pilkada 2024 untuk mendukung pasangan Masinton-Mahmud (MAMA).
Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa Masinton tidak akan berani mengambil tindakan tegas terhadap seluruh kepala desa yang bermasalah.
Untuk menyakinkan masyarakat bahwa Masinton akan membersihkan para oknum kepala desa yang mencuri uang rakyat, Masinton memerintahkan Inspektorat turun ke desa-desa. Awalnya, Masinton langsung turun ke salah satu desa dan membeberkan “dosa-dosa” kepala desa dalam pertemuan itu dan menyebutkan sebagai Panakko atau pencuri.