Stafsus ATR/BPN: Jangan Biarkan Pancasila Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor

oleh -39 Dilihat
Stafsus ATRBPN Jangan Biarkan Pancasila Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor
banner 468x60

CEPAT VIRAL | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di lapangan Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam momen ini, aparatur sipil negara (ASN) diingatkan keras agar tidak sekadar menjadikan Pancasila sebagai pajangan.

Staf Khusus Menteri Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Yaved Duma Parembang, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Saat membacakan pidato Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Yaved menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila wajib menyatu dalam setiap tindakan dan pelayanan publik.

banner 336x280

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” tegas Yaved di depan para peserta upacara.

Ada yang berbeda dalam upacara kali ini. Kementerian ATR/BPN berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk menyukseskan acara.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Shamy Ardian, bertugas sebagai perwira upacara. Sementara itu, jajaran pegawai dari Kementerian PKP menyokong penuh posisi penting lainnya, mulai dari komandan upacara, tim pengibar bendera, pembaca teks UUD 1945, pembawa acara, hingga pembaca doa.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini membawa pesan kuat bahwa ideologi bangsa Indonesia sangat relevan di kancah global. Yaved menyampaikan bahwa Pancasila terbukti ampuh menjadi bintang penuntun Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian dunia.

“Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam ikatan kebangsaan,” pungkas Yaved.

(CV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.