Dugaan Penyelewengan BLT di Tapanuli Tengah: Hanya Tiga Desa yang Diproses, Masyarakat Bertanya-tanya

oleh -306 Dilihat
Namun, yang menjadi sorotan adalah hanya tiga desa yang diproses oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, sementara desa lainnya terkesan dibiarkan begitu saja.
Foto: Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, turun langsung ke Desa Muara Bolak Kecamatan Sosorgadong, Selasa (4/3/2025).
banner 468x60

CEPAT VIRAL | Disinyalir hampir semua dari 159 desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengalami permasalahan dalam penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) periode 2023-2024. Namun, yang menjadi sorotan adalah hanya tiga desa yang diproses oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, sementara desa lainnya terkesan dibiarkan begitu saja.

Masyarakat mencurigai adanya praktik tidak transparan di balik kasus ini. Dugaan semakin kuat setelah beberapa bukti yang dipublikasikan melalui salah satu akun grup Facebook, tidak mendapatkan respons dari pihak berwenang. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa ada kepentingan tertentu yang melatarbelakangi ketidakadilan dalam proses hukum kasus BLT ini.

banner 336x280

Yang lebih mengejutkan, penyelewengan dana BLT ini masih terus terjadi meski Tapteng dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Sugeng Riyanta, yang berlatar belakang jaksa.

Padahal, Sugeng secara terbuka pernah menyatakan bahwa dirinya tidak akan segan-segan mempidanakan aparat maupun kepala desa yang terbukti menyelewengkan bantuan sosial tersebut.

Namun, realitas yang terjadi justru bertolak belakang dengan pernyataannya, sebab hampir seluruh desa di Tapteng diduga mengalami permasalahan serupa dalam penyaluran BLT.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.