CEPAT VIRAL | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan apresiasi kepada sejumlah satuan kerja (Satker) yang berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) Tahun 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen unit kerja dalam membangun tata kelola birokrasi yang akuntabel sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Satker yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Satker ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus memperbaiki layanan di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” ujar Dalu Agung Darmawan dalam sambutannya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah akhir dari upaya reformasi birokrasi. Setiap Satker diminta tetap menjaga konsistensi kinerja dan integritas setelah menerima predikat tersebut.
“Kalau mendapatkan penghargaan tentu akan senang. Tapi perlu diingat, setelahnya Bapak/Ibu tetap melanjutkan tugas dan tanggung jawab pelayanan,” katanya.
Dalam laporan kegiatan, Sekretaris Inspektorat Jenderal ATR/BPN Sutaryono menjelaskan rincian penerima penghargaan tahun ini. Predikat WBBM diberikan kepada Kantor Pertanahan Kota Denpasar, yang dinilai berhasil menerapkan reformasi birokrasi sekaligus memberikan pelayanan publik berkualitas.
Sementara itu, predikat WTAB diberikan kepada 31 Satker. Penerimanya terdiri dari Kantor Wilayah BPN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali, serta 29 Kantor Pertanahan di berbagai daerah.
Predikat WBBM sendiri merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) kepada unit kerja pemerintah yang berhasil menerapkan reformasi birokrasi secara menyeluruh, termasuk mencegah praktik korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Adapun WTAB merupakan penghargaan internal Kementerian ATR/BPN bagi Satker yang dinilai mampu menerapkan tata kelola administrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Predikat ini juga menjadi langkah awal bagi unit kerja untuk menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) hingga WBBM.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN-RB, Kamaruddin, turut memberikan apresiasi atas capaian yang diraih jajaran ATR/BPN.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi juga diikuti dengan konsistensi kinerja serta inovasi pelayanan yang bisa direplikasi oleh unit kerja lainnya.
“Kami mengharapkan agar konsistensi kinerja dan integritas terus dijaga. Satker yang sudah meraih predikat ini diharapkan bisa menjadi role model dan agen perubahan,” kata Kamaruddin.
(CV)
